INICIAR SESIÓNRuang pesta yang penuh dengan orang kalangan atas terasa memuakkan bagi seorang gadis yang memilih sendiri di pojokan. Matanya menelisik seluruh ruangan itu untuk mencari seseorang yang sedang dia incar. "Akhirnya, dia muncul juga!" Gadis itu berjalan pelan ke tengah kerumunan banyak orang. Bruk.... Byur... "Aduh, maaf aku nggak sengaja." # "Cari identitas lengkap wanita itu, aku mau malam ini dia ada di kamarku!" "Berani sekali kucing liar seperti dia mencari masalah dengan ku!" # IG : Sangkarachan/Sangkarachan2
Ver másBerita penangkapan Salsa dan Nana tersebar luas di media sosial. Sheza melihatnya di ruangannya. Sejak dia siuman, Sheza hanya diam saja meskipun Zello mengajaknya bicara. Moza juga baru saja kesana untuk mengantar beberapa makanan yang diminta oleh Zello. "Sayang ... kamu mau makan lagi?" Sheza hanya menjawab dengan gelengan kepala. Dia tak bernafsu untuk sekedar makan. Jika bukan karena Moza yang menyuapinya langsung mungkin sampai sekarang Sheza tak akan menyentuh makanan sama sekali. Zello menghela napasnya panjang, dia tak ingin memaksa Sheza untuk sekarang. Beruntung Moza tadi kesana dan itu sedikit membantu. Sheza meraba perutnya yang datar. Zello yang melihat itu ikut merasakan sakit. Mereka bahkan tak tahu jika disana sudah ada malaikat kecil mereka. Tanpa sadar air mata Sheza kembali menetes. "Zello, aku bodoh sekali. Aku tak bisa menjaganya." Zello merengkuh tubuh Sheza yang terlihat kurus saat ini. Dia mengusap punggung Sheza. Tak hanya Sheza yang merasaka
Sheza pergi dari sana dengan perasaan tak karuan. Sementara Nana dan Salsa di bawa pergi tanpa bisa bertemu dengan Tora lagi. Tepat saat Sheza ingin masuk ke dalam mobil, tubuh Sheza limbung. Hampir saja Sheza ambruk ke tanah jika Zello tak langsung menangkapnya. "Sayang ...." Zello berusaha membangunkan Sheza tapi tubuh Sheza semakin dingin. "Bawa ke rumah sakit, yang disini biar aku yang urus." Raka menyuruh Zello membawa Sheza ke rumah sakit. Dia khawatir jika Sheza butuh penanganan khusus setelah dia keguguran. Zello mengemudikan mobilnya seperti orang kesetanan. Setelah mendapat info jika Sheza nekat kembali bersama Raka untuk membalas dendam saat itu juga Zello meminta orang tuanya membawa Zello kembali menyusul Sheza. "Sayang ... bertahan sebentar ya ... " Zello tak peduli jika banyak orang yang mengklakson dirinya. Dia tetap menerobos beberapa mobil yang menghadang di depannya. Tak berapa lama, Zello sampai di sebuah rumah sakit. Dia membawa Sheza masu
Salsa menggeleng keras karena melihat Nana sedang di siksa oleh Sheza. Tak hanya menampar, Sheza juga menendang Nana berkali kali. Meskipun Nana meminta ampun tapi Sheza tak melepaskan nya begitu saja. Mengingat semua yang terjadi membuatnya gelap mata. Mata Raka membola saat Sheza mengambil sebuah pisau dan ingin menusuk Nana. Tapi dari belakang Raka muncul seorang yang berlari dengan cepat ke arah Sheza. Memeluk tubuh Sheza dengan kuat. Mencegah Sheza melakukan hal keji dengan tenaganya. "Sayang..... jangan....." Tubuh Sheza mematung saat mendengar suara yang sangat di kenali. Raka yang melihat Zello ada disana menghela napas lega. Meskipun dia bingung kenapa tiba tiba Zello sudah ada disana. Zello yang sudah sadar mencari keberadaan istrinya, awalnya Moza dan Farhan ingin menutupinya tapi ternyata Zello memaksa ingin tahu kemana Sheza. Zello sadar di saat Sheza baru saja berangkat bersama Raka. Untuk itulah akhirnya Zello bisa menyusul Sheza meskipun dia belum b
Akhirnya identitas Raka di buka di depan Nana. Awalnya Sheza dan Raka tak ingin membuka semua itu tapi terpaksa karena mereka menuduhnya berselingkuh. Tubuh Nana ambruk ke lantai begitu juga dengan yang lainnya. Raka memang selama ini terkenal sebagai asisten Zello. Kemanapun Zello berada, sudah pasti ada Raka disana. Dan ternyata, inilah alasan kenapa Raka selalu bersama Zello. "Wajah kalian kenapa? Nggak mungkin kan kalian nggak tahu siapa Raka?" ejek Sheza pada Nana. Tora menggeleng pelan, dia melihat Sheza kali ini berbeda dengan Sheza sebelumnya meksipun masih sama arogannya. "Sheza kenapa kamu sampai seperti ini? Apalagi yang Salsa lakukan? Kenapa kamu harus membuatnya terluka seperti ini? Bukannya dengan membuat dia kehilangan karirnya sudah cukup untukmu?" Sheza menoleh ke arah papanya. Sudah lama dia tak melihat Tora semenjak Sheza bersama dengan Zello Sheza pikir jika Tora aka berubah sedikit, tapi ternyata dia masih sama saja seperti dulu. Tangan Sheza meng












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reseñas