Tiga hari berlalu lebih cepat dari yang Liora bayangkan.Pagi itu, cahaya matahari masuk lembut melalui jendela kamar VIP rumah sakit. Liora sudah duduk di ranjang dengan pakaian santai bukan pakaian pasien. Infus di tangannya sudah dilepas sejak pagi tadi setelah dokter memastikan kondisinya stabil.Beberapa menit sebelumnya dokter datang melakukan pemeriksaan terakhir.“Keadaan Anda sudah jauh lebih baik,” kata dokter sambil menutup catatan medisnya. “Anda boleh pulang hari ini, tapi tetap harus banyak istirahat.”Liora mengangguk patuh.“Baik, Dok.”Dokter tersenyum sedikit sebelum menambahkan, “Jangan sampai stres lagi. Ingat, sekarang bukan hanya Anda yang harus dijaga.”Liora tanpa sadar menyentuh perutnya pelan.“Saya mengerti.”Setelah dokter pergi, suasana kamar kembali tenang. Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama.Steven sudah berdiri di dekat sofa dengan beberapa tas di tangan
Baca selengkapnya