Saat Andreas dan Icha sedang berbincang di ruang istirahat, Howard tiba-tiba muncul. Dia bagaikan anjing pemburu yang pintar mengikuti jejak. Setiap kali ada hal penting yang terjadi, dia selalu muncul.Begitu melihat Howard, Icha dan Andreas secara refleks berhenti berbicara. "Wah, bukannya ini tuan muda Keluarga Zavian? Apa yang sedang kalian berdua bicarakan?" Sindiran Howard membuat raut wajah Andreas seketika menjadi gelap.Saat Icha hendak angkat bicara, Howard melontarkan ejekan lain, "Oh, maaf, aku lupa. Sekarang, kamu bukan lagi tuan muda Keluarga Zavian. Gimanapun, kamu sudah diusir dari Keluarga Zavian.""Pak Howard, bukankah Anda sudah keterlaluan?"Andreas tidak berniat meladeni Howard. Namun, Icha justru merasa jauh lebih marah daripada Andreas saat mendengar kata-kata itu.Howard mencibir, "Icha, aku lagi ngomong sama Andreas. Kenapa kamu begitu marah? Bukannya Andreas sudah nikah sama Listya? Jangan-jangan, kamu diam-diam naksir sama dia?""Ho ... Pak Howard, tolong j
Read more