'Aisha! Bisa-bisanya kamu membuat jantungku hampir terlepas dari tempat hanya dengan hal remeh begini!'Cakrawala menepuk jidatnya sendiri. Dia merasa menjadi pria yang sangat payah. Pria itu duduk lesu dengan ekspresi tak enak dilihat."Pak, kenapa? Nggak boleh, ya?" tanya Aisha lagi, yang segera membuyarkan keterpurukan Cakrawala dengan cepat."Eh, tidur ya tidur saja, Aisha," jawab Cakrawala sedikit malas. "Kamu bisa tidur dengan sendirinya tanpa minta persetujuan dariku."Aisha menghela napas, menatap ekspresi sang suami dengan pandangan rumit.'Pak Cakra kok kayak lagi sensitif, sih? 'Kan aku yang sedang datang bulan. Padahal aku bilang begitu karena biar kita lebih akrab,' pikir Aisha sambil menahan kantuk.Begitu menguap beberapa kali, gadis itu benar-benar telah terlelap.Si sampingnya, Cakrawala yang melihat itu hanya bisa geleng-geleng kepala. Namun, dengan cepat dia juga tersenyum lembut.Lalu tanpa ada yang menyuruh, dia justru mendekatkan diri hingga tubuh mereka saling m
Read more