Cakrawala terdiam beberapa saat. Dia harus menenangkan diri agar tetap bisa berpikir dengan benar, lalu mengambil keputusan yang baik dan tepat."Okay, aku akan memberi kamu tugas untuk menebus kesalahan," kata Cakrawala datar.Aisha yang mendengarnya, seketika merasa kembali mendapatkan semangat hidup. Gadis itu mengangkat wajah, memandang sang suami dengan penuh pengharapan."Ya, katakan saja sekarang. Aku pasti akan melakukannya dengan baik," balas Aisha dengan penuh senyum semangat.Cakrawala mulai mau menatap Aisha, pria itu juga memegang bahu Aisha perlahan-lahan."Besok, aku akan mengundang psikolog untuk kamu. Kamu hanya perlu mengikutinya dengan patuh. Dengan begitu, kesalahan yang kamu lakukan sudah aku maafkan."Suara Cakrawala terdengar sedikit lebih bernyawa dari sebelumnya. Sontak, membuat Aisha menangis karena merasa begitu lega.Aisha sedikit terisak, kemudian menyeka air matanya yang kembali keluar. Lalu di sela-sela tangis itu, dia menyelipkan ucapan, "Pak Cakra, itu
Read more