Sejak kecil hingga sekarang, Nancy belum pernah bertemu orang seperti Elina. Menurutnya, gadis-gadis seperti Elina bisa dia ketahui isi pikirannya hanya dalam sekali pandang.Mereka tak lebih dari sekadar ingin memanfaatkan sumber daya Keluarga Rasputi untuk mengangkat martabat mereka.Bukankah Elina juga berpikiran seperti itu? Sama-sama perempuan, Nancy merasa bisa melihat dengan jelas apa yang sebenarnya dipikirkan Elina.Sekarang, untuk apa Elina sengaja berpura-pura angkuh di depannya?Nancy mencibir, lalu mengulurkan tangannya yang terawat dengan baik. Meskipun sudah berusia, kulitnya masih halus. Dia merapikan rambutnya sambil bertanya, "Elina, dari cara bicaramu, memangnya perusahaanmu nggak pernah mengandalkan Silvar?"Elina menatap Nancy. Sebelumnya, karena menganggap Nancy sebagai orang yang lebih tua, Elina masih menjaga perasaannya. Dia juga tidak ingin Silvar berada dalam posisi sulit karena urusan ini.Sekarang, mereka sudah putus. Bagi Elina, kata-kata Nancy sama sekali
Read more