Sore itu di Mansion Moretti, Sisi sedang berkutat dengan laptopnya di meja belajar. Ia merasa bersalah pada Rian yang lari ketakutan gara-gara isyarat "potong leher" dari Dante tadi siang. "Kasihan Rian, dia pasti trauma seumur hidup masuk kelompok kami," gumam Sisi sambil mengetik laporan bisnis. Tiba-tiba, pintu kamarnya terbuka tanpa diketuk. Kenzo masuk dengan langkah santai, masih mengenakan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku, memperlihatkan tato samar di pergelangan tangannya. "Sedang apa, Daisy? Kau mengabaikan jam makan malammu hanya untuk benda kotak itu?" tanya Kenzo sambil berdiri di belakang kursi Sisi. "Aku sedang mengerjakan tugas kelompok, Tuan. Teman sekelompokku ketakutan gara-gara Dante, jadi aku harus mengerjakan bagiannya juga!" ketus Sisi tanpa menoleh. Kenzo membungkuk, menumpukan tangannya di meja, mengurung Sisi di antara tubuhnya dan meja belajar. Ia melihat nama 'Rian' di layar laptop. "Rian? Jadi ini pria yang membuat Alistair murka ta
最終更新日 : 2026-01-21 続きを読む