“Ganteng banget siapanya Lala itu?” “Omnya kali ya? Tadi katanya Om tau,” “Bukan deh, dari mana Lala dapat keluarga kaya, orang dia anak yatim piatu kok,” “Aneh banget,” Lala merasa dunianya runtuh seketika. Di tengah lapangan sekolah, ratusan pasang mata menatapnya dengan berbagai ekspresi iri, bingung, dan kasihan. Alistair, yaitu si Om Tua yang kemarin dia ejek, kini berdiri di depannya dengan aura penguasa yang sangat mencekam. "Om... kok tahu sekolah Lala?" tanya Lala dengan suara yang menciut. Alistair tidak menjawab. Pria itu hanya melirik Leon, yang dengan sigap membukakan pintu mobil mewah di belakang mereka. "Masuk, Mikala," perintah Alistair dingin. Tidak ada bantahan. "Nggak mau! Ini penculikan anak di bawah umur! Tolong! Lala mau diculik Om-Om!" teriak Lala mencoba mencari simpati. Namun, Kepala Sekolah malah berdehem kaku. "Lala, Pak Alistair ini donatur terbesar yayasan kita. Beliau hanya ingin membicarakan urusan bisnis denganmu. Masuklah." Lala melongo. Bisni
Read more