Beberapa hari ini Lin Xuan santai saja di rumah. Ia bangun tidur sudah lewat jam sepuluh pagi. Begitu turun, ia melihat ibunya pulang membawa daun bambu dan beras ketan."Apa sudah dekat Festival Perahu Naga?" tanya Lin Xuan."Iya, bentar lagi. Beberapa hari lagi pamanmu sekeluarga akan datang ke rumah kita." Li Xiaoyan sambil mencuci beras ketan, bersiap membuat bakcang."Perlu bantu?" tawar Lin Xuan."Bantu apa? Jangan berantakin saja sudah bagus. Di panci masih ada nasi hangat, makan sana." Li Xiaoyan sibuk dengan pekerjaannya.Lin Xuan tersenyum. Membuat bakcang dulu sering ia bantu ibunya waktu kecil. Sekarang? Ia sudah lupa caranya, ikut campur malah bikin kacau.Baru mau ambil nasi di dapur, ponselnya berdering. Meng Ting."Lin Xuan, ada waktu? Aku mau traktir makan." Meng Ting langsung ke tujuan."Traktir? Aku ada waktu." Lin Xuan agak heran, tapi wanita cantik ajak makan, masa ditolak?"Ma, aku keluar." Lin Xuan pamit sebentar, lalu ganti baju dan pergi.Li Xiaoyan geleng-gel
Dernière mise à jour : 2026-02-21 Read More