Hari ini seharusnya menjadi puncak kebahagiaan, pesta pertunangan antara Lin Xuan dan Zhang Li. Namun kini, segalanya berubah menjadi arena pertempuran yang sengit untuk ke dua keluarga itu.Wanita paruh baya bermake-up tebal, Xu Mei, duduk tegak di kursi utama, lengan disilangkan di depan dada, bibirnya melengkung dalam senyum sinis yang penuh penghinaan. Matanya yang tajam menyapu keluarga Lin dari ujung kepala hingga ujung kaki, seolah mereka hanyalah debu yang tak layak berada di ruangan yang sama dengannya."Jangan salahkan aku karena bicara blak-blakan," ucapnya dengan suara lantang yang menggema, "Mas kawin harus naik jadi lima ratus ribu yuan, dibayar lunas sekarang juga! Dan nama di akta rumah itu hanya boleh atas nama Zhang Li seorang. Kalau kalian tidak setuju, lupakan saja soal menikahi putriku!"Orang tua Lin Xuan saling bertukar pandang, wajah mereka pucat seperti kapas. Lin Quanyou, sang ayah, menelan ludah dengan getir, tangannya yang kasar karena bertahun-tahun mengan
Dernière mise à jour : 2026-01-08 Read More