Alya menghela napas lega, lalu berbisik pelan kepada Raka, "Terima kasih.""Nggak perlu." Raka meliriknya sekilas dan berkata dengan datar, "Dia suamimu?""Mantan suami," koreksi Alya.Raka mengangguk, lalu tidak bertanya lebih lanjut.Kemunculan Justin tidak membawa perubahan apa pun dalam hidup Alya. Alya hanya mencurahkan seluruh waktu dan energinya untuk pekerjaan. Dia sering kali sibuk hingga dini hari demi menghindari gangguan dari Justin."Alya, kalau kamu terus seperti ini, kesehatanmu bakalan rusak," ujar Nathan, rekan sesama jurnalis, dengan nada khawatir."Aku nggak apa-apa," jawab Alya tanpa mengangkat kepalanya, sambil terus merapikan materi beritanya.Hari itu, mereka mendapatkan informasi bahwa sebuah tempat pengungsian sementara di bagian barat kota sudah diserang."Semuanya perhatian, tetap waspada setelah turun dari kendaraan. Berpasangan dua orang, jangan bertindak sendirian." Suara Raka terdengar melalui handy talky. "Alya, kamu satu tim denganku.""Diterima," jawab
Read more