"Kau pikir kau bisa mengendalikan badai hanya karena kau mengenakan jas mahal, Julian?"Suara Alexa bergema dingin di ruang makan mewah vila Zurich itu. Lilin-lilin kristal bergoyang tertiup angin dari celah jendela yang sengaja dibuka sedikit. Di atas meja, hidangan mewah tersaji, namun tak satu pun dari mereka menyentuhnya. Alexa duduk tegak, mengenakan gaun sutra hitam pemberian Julian yang terasa seperti kulit ular di tubuhnya.Julian menyesap red wine-nya, matanya menatap pantulan cahaya pada cairan merah itu. "Aku tidak mengendalikan badai, Alexa. Aku hanya mengarahkannya. Dan saat ini, badai bernama Matthew Vascov sedang menuju tepat ke arah jebakan yang sudah kupasang.""Kau meremehkannya," bisik Alexa. "Dia tidak akan datang sebagai pengusaha yang ingin bernegosiasi. Dia akan datang sebagai malaikat maut.""Dan biarkan dia datang," Julian tersenyum simpul, namun matanya berkilat waspada. "Saat dia melihatmu duduk di sini, dengan sukarela, memegang tanganku... itu akan menghan
最終更新日 : 2026-02-13 続きを読む