Beberapa saat tak ada jawaban dari seberang, aku pun segera menutup telepon.Saat aku masih tenggelam dalam pikiranku, Nenek dan Ayah membawa pulang seorang tamu.Kakek tua itu berambut putih penuh, memegang pipa rokok kuno, dan seekor kucing hitam legam mengikuti di belakangnya."Trido, ini cucu kesayanganku, cepat bantu periksa dia, apa ada sesuatu yang menempel padanya?""Nak, ini yang Nenek maksud orang pintar itu, panggil saja Kakek Trido."Nenek menyambut kakek itu masuk ke dalam rumah, wajahnya penuh kekhawatiran saat menatapku.Entah hanya perasaanku atau bukan, sejak kucing hitam itu masuk bersama Kakek Trido, matanya terus menatapku tanpa berkedip.Aku pun menurut dan menceritakan semua kejadian aneh yang terjadi akhir-akhir ini kepada Kakek Trido, satu per satu tanpa tersisa.Termasuk bagaimana kodeku dicuri, pikiranku ditiru, bahkan ide yang baru saja muncul di benakku pun bisa dirasakan oleh Ruvina.Namun, aku menyembunyikan soal reinkarnasi."Jadi, Nak, pikiranmu dicuri o
Read more