POV Roro"Sayang, HP kamu bunyi terus dari tadi. Coba angkat dulu!" Ujar Mas Exel dengan suara seraknya. Sinar langit yang sudah berwarna, masuk lewat celah jendela. Aku masih sangat mengantuk, tetapi ponselku sejak tadi berdering. Bukan lagi sejak pagi, sejak malam sudah terus berdering.Lelah di kantor polisi sampai tengah malam membuatku tidak ada tenaga untuk bercakap-cakap di telepon."Sayang, ayo, angkat! Berisik nih!" Kata suamiku lagi dengan suara kesal. Aku dengan malas turun dari ranjang. Namun, tiba-tiba saja kepala ini berkunang-kunang."Aduh, pusing!" Kataku sambil memijat kening. "Kamu masuk angin dan kurang tidur pasti. Cepat angkat dulu teleponnya, baru kamu tidur lagi." Aku pun mengangguk pelan sambil menahan kepala yang rasanya berputar."Halo, siapa ini?""Halo, Non Roro, ini Bik Inah yang kerja di rumah Bu Rosa." Mata yang tadinya berat, mendadak terang benderang."Oh, ada apa, Bik?" "Nyonya semalam sesak napas dan saat ini sudah di rumah sakit, Non. Masih pake o
Última atualização : 2026-02-23 Ler mais