"Mama, Mama, lilin di mana kata nenek? Mati lampu nih!" Probo baru saja berhasil membuka kancing baju istrinya tiga buah, tapi sudah ada iklan lewat. "Di warung, Sayang," jawab Probo. Sekar tertawa."Pesen online aja," kata Probo lagi sembari melanjutkan aktivitas buka kancingnya, dengan bibir yang kembali dia tempelkan pada bibir sang Istri. "Ayah, Ibra mau lilin!" Teriak anak kecil itu lagi."Mas, ini lilin ada di laci kamar saya. Lampu emergency rusak kemarin, belum sempat beli saya. Sama Mas dan mama gak boleh keluar kan," jawab Sekar masih dengan senyum yang amat lebar. "Gelap, Ayah. Ibra iseng nih! Mau lilin. Nenek juga mau lilin karena gigi palsu nenek jatuh!" Probo menepuk keningnya."Sabar ya, Pak Bos!" Sekar merapikan kembali kancing baju dan rambutnya, lalu ia mencari lilin di laci lemari dengan menggunakan senter ponsel. "Ma, cepet!" Teriak Ibra lagi. Sekar pun bergegas untuk memberikan lilin pada putranya. "Ini, Sayang. Kasih Bik Marni biar dinyalakan semua ya." "Iy
Last Updated : 2026-02-21 Read more