Wanita itu menerima kameranya. Setelah melihat hasil fotonya, dia buru-buru mengucapkan terima kasih, "Terima kasih, fotonya bagus sekali.""Sama-sama."Saat Elara hendak kembali, wanita itu tiba-tiba berkata, "Mau aku fotokan kalian juga? Kalian bahkan lebih cantik dan ganteng daripada artis di TV. Suamimu ganteng, putrimu cantik dan imut."Elara tersenyum tipis. Secara refleks, dia hendak menolak, tetapi suaranya tiba-tiba tertahan. Dia menoleh dan melirik Deon, lalu memandang Elise.Elise hanya menatapnya. Tidak seperti biasanya, dia tidak langsung meminta untuk berfoto. Namun, harapan di matanya yang berbinar tak bisa disembunyikan.Tiba-tiba, perasaan yang sulit dijelaskan memenuhi hati Elara. Dia menatap Deon dan berkata, "Kalau begitu, ayo kita foto.""Oke," jawab Deon.Elara mengeluarkan ponselnya, membukanya, lalu menyerahkannya kepada wanita itu."Elise, sini."Elise berjalan menghampiri ibunya. Elara menggandeng tangannya dan berdiri di tempat wanita tadi berfoto bersama sua
Read more