Setelah mengatakan itu, Elara hendak menutup telepon.Namun, suara Deon kembali terdengar. Dia mengulangi pertanyaannya, "Kamu makan di mana?"Nada bicaranya sudah melunak dan tidak setajam tadi. Meski begitu, Elara tetap tidak memberitahunya apa-apa. Dia sengaja merahasiakannya karena khawatir Deon tiba-tiba muncul lagi.Setelah menutup telepon, Elara membereskan barang-barangnya dan keluar dari ruang kerja.Arizo kebetulan datang mencarinya. Melihat Elara sudah keluar, dia berkata, "Ayo."Elara mengangguk.Sopir sudah menunggu di bawah dengan mobil.Dalam perjalanan menuju restoran, Arizo mengobrol dengan Elara tentang pekerjaan. Setelah itu, dia bertanya, "Deon berencana tinggal di tempatmu sampai kapan?"Elara menjawab, "Nggak tahu, tapi seharusnya nggak terlalu lama."Urusan Deon di New Yark tentu tidak mungkin selesai secepat itu. Belum lagi pekerjaan yang harus dia tangani di dalam negeri.Arizo mengangguk.Di tengah acara makan malam, ponsel Elara tiba-tiba bergetar. Dia mengam
Ler mais