Polwan mengambil SIM Ryan, memeriksanya sebentar, lalu mengeluarkan buku tilang. Ekspresinya sudah tidak seseram tadi tapi ia tetap menulis dengan serius. "Sesuai peraturan parkir kendaraan bermotor, denda empat ratus ribu GDP. Sekarang segera pindahkan mobilnya." "Terima kasih, Petugas." Ryan menerima SIM yang dikembalikan, membayar denda tanpa banyak bicara, lalu mengeluarkan kunci dan membuka pintu Lamborghini. Aira yang sudah lega begitu melihat ayahnya tidak dibawa ke mana-mana langsung memancarkan senyum yang memenuhi seluruh wajah kecilnya. Ia menoleh ke polwan dan berkata dengan tulus. "Tante Polisi, terima kasih sudah tidak tangkap Ayah. Tante paling cantik!" Polwan memutar matanya ke atas dengan ekspresi yang sudah tidak bisa sepenuhnya tegas. "Bocah kecil pintar. Dan jangan panggil Tante, panggil Kakak. Mengerti?" Aira mengangguk mantap. "Iya, Tante." Polwan membuka mulutnya hendak merespons, lalu memutuskan tidak ada gunanya. Ryan mengangkat Aira masuk ke kursi p
Read more