Ryan menyadari ia sudah berkata terlalu jauh. Ia mendehem sekali. "Maksud Ayah, generasi kedua Immortal itu artinya Aira adalah dewi kecil Ayah." Aira menatapnya sebentar dengan ekspresi anak yang merasa ada yang tidak beres tapi tidak bisa membuktikannya, lalu memutuskan untuk menerima penjelasan itu dan kembali melihat ke jendela. Ryan mengemudi tanpa khawatir soal tilang. Gustav sudah mengurus semua dokumen dan lisensi Lamborghini ini sejak pertama kali menyerahkan kunci. Hotel Graha Makmur sudah pernah ia kunjungi sebelumnya, jadi tidak ada yang perlu dicari. Tapi begitu sampai di depan, area parkir sudah penuh dari ujung ke ujung. Ryan memarkir di pinggir jalan, mengangkat Aira, dan berjalan masuk. Resepsionis di lobi menyambutnya dengan senyum yang lebih dari sekadar formalitas, lalu segera menelepon ke atas. Tidak butuh waktu lama sebelum Felix, manajer umum hotel yang berbadan gemuk itu, muncul dengan langkah yang tergesa-gesa. "Tuan Hartono, kau datang juga." Beber
Read more