Setelah makan malam, Wulan menarik Elena ke dapur untuk mencuci piring bersama. Dari balik pintu dapur, suara tawa mereka berdua terdengar sesekali, ringan dan hangat, seperti dua perempuan yang sudah saling mengenal lebih lama dari yang sebenarnya. Hendrik duduk di sofa dengan Aira di sampingnya, keduanya menonton serial yang sedang tayang di televisi. Aira sudah mengeluarkan camilan lagi, kepalanya miring ke arah kakeknya seperti orang yang sedang mencari kehangatan tanpa mau mengaku sedang mencarinya. Ryan berdiri di sudut ruangan, mengetuk lengan Budi pelan. Dia menyerahkan selembar kertas berisi daftar yang sudah dia tulis. "Beli semua bahan di sini. Sekarang." Budi membaca daftarnya sekilas, mengangguk, dan langsung pergi. Sekitar satu jam kemudian, semua bahan sudah ada di tangan Ryan. Dia berpamitan singkat ke orang tuanya, lalu masuk ke kamar kosong dan memasang Penghalang Kedap Suara di pintu. Suara makan malam dari luar langsung menghilang seperti diputus. Di dal
Last Updated : 2026-05-22 Read more