Saat aku masih diliputi kebingungan, pengacara akhirnya angkat bicara. "Perjanjian ini sebenarnya sudah disusun oleh Pak Arzo sejak tiga bulan lalu. Isinya adalah pengalihan seluruh saham Grup Tasmian. Anda hanya perlu menandatangani."Tak bisa dipungkiri, perjanjian ini adalah bukti ketulusan Arzo sepenuhnya. Aku tidak ragu dan langsung menandatangani. Delapan tahun, ini memang utang yang harus dia bayar padaku.Dengan kehadiran pengacara, proses perceraian berjalan sangat cepat. Sepanjang proses itu, Arzo tidak mengucapkan sepatah kata pun.Waktu terus berlalu. Dia duduk di samping sambil diam-diam menatapku, seolah ingin menghafal setiap detail wajahku.Arzo terlihat semakin kurus. Rautnya tampak seperti orang yang lama kecanduan alkohol dan rokok, tatapannya kosong saat memandangku. Tidak ada yang tahu apa yang sedang dia pikirkan.Setelah dokumen diselesaikan, pengacara membuat dua rangkap dan menyerahkannya kepadaku dan kepadanya. Arzo berdiri dan berkata singkat, "Jaga dirimu ba
Read more