"Tapi, saya tidak mungkin membunuhnya.""Karena dirinya adalah orang penting dan menjadi istri dari seorang pengusaha besar, bukan?"Aretha mengangguk, akan sulit baginya mencoba untuk menjatuhkan sahabatnya itu. Apalagi Clara cukup cerdas dan pastinya seluruh langkah yang dilakukan pasti telah terukur, sementara ia sendiri tidak lagi memiliki akses ke kehidupan wanita tersebut. Tak lama kemudian, si kakek itu berkata, "Kau mungkin tidak bisa mengubah lagi takdir karena dirinya sudah dihidupkan kembali. Tapi, kau bisa membuat hidupnya sama-sama hancur.""Bagaimana caranya?" tanya Aretha ingin tahu.Kembali tersenyum tipis mendapatkan pertanyaan seperti itu, sebuah jawaban didapatkan oleh Aretha setelah wanita tersebut bertanya. "Ambil saja janinnya."Kembali terkejut dan tidak percaya jika dirinya mulai diarahkan menjadi seorang pembunuh, namun rasanya jengkel juga melihat Clara yang bisa menikmati kehidupan dengan baik, sementara dirinya telah dibuat hancur. "Bagaimana cara mengam
Read more