"Tapi, kau akan tetap kembali padanya suatu hari nanti, bukan?"Pertanyaan dari sahabat baiknya itu membuat Clara terdiam sejenak karena pastinya ada suatu hal yang mengharuskannya untuk menerima pria itu lagi, apalagi calon putranya yang sedang ada di perutnya pastinya membutuhkan sosok ayah, meski tidak harus melakukan hal itu, namun Clara tidak mau membuat putranya tersisihkan begitu saja. "Aku tidak tahu ke depannya nanti bagaimana, yang terpenting adalah menjaga jarak terlebih dahulu dan juga fokus pada bayi yang ada di dalam kandunganku."Jawaban tersebut sudah cukup bijak karena dirinya tidak mau memikirkan hal-hal lain yang hanya menguras energi, apalagi sedang hamil di dalam keadaan yang tidak bisa dikatakan baik-baik saja semakin membuat wanita itu harus bisa menjaga diri dan juga perasaannya. Sebuah senyuman diberikan oleh Anya dan wanita itu telah menyampaikan apa yang sudah dikatakan oleh Azael, meski tidak bisa langsung menemui Clara dan mengatakan semuanya. Namun, sej
Read more