"Yessy, aku paling benci dibohongi," tambah Ferrick.Yessy mana mungkin berani mengaku. Dia memasang tampang memelas, seolah dirinya sangat dirugikan dan menjawab, "Kak Ferrick, aku nggak bohong ...."Yessy menggeleng sambil menangis, lalu memohon kepada pria itu untuk melepaskannya, "Kamu menyakitiku .... Aku cuma mencintaimu seorang, mana mungkin aku hamil anak orang lain ...."Namun Ferrick tak percaya sepatah kata pun yang diucapkan Yessy sekarang. Dengan satu lambaian tangannya, Yessy ditahan oleh anak buahnya dan dibawa dari hotel ke ke ruang bawah tanah rumah mereka.Sepanjang perjalanan, Yessy tidak berhenti menangis dan menjerit. Namun, dalam menghadapi permohonan Yessy, pikiran Ferrick malah dipenuhi dengan adegan Nadine yang ditusuk empat kali. Sepertinya ... dia benar-benar telah salah menyalahkan Nadine. Makin memikirkannya, makin berat pula hati Ferrick."Yessy, aku akan beri kamu satu kesempatan terakhir." Ferrick membungkuk untuk menatap gadis yang berlumuran darah itu
Read more