Short
Lagu Duka di Musim Dingin

Lagu Duka di Musim Dingin

โดย:  Anonimaจบแล้ว
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
21บท
9views
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Setelah lima tahun menjalani program bayi tabung, Nadine yang sedang hamil tujuh bulan tiba-tiba mengalami persalinan prematur. Pendarahan hebat tak kunjung berhenti dan nyawanya berada di ujung tanduk. Namun, Ferrick Jurika, suami Nadine yang sangat mencintainya selama ini, malah menghilang tanpa jejak bersama mahasiswi yang merupakan donor darah penggantinya. Nadine ingin menuntut jawaban, tetapi kontraksinya makin intensif. Rasa sakit yang luar biasa terasa seperti hendak merobek tubuhnya. "Ferrick ... di mana Ferrick?"

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Bab 1

Setelah lima tahun menjalani program bayi tabung, Nadine yang sedang hamil tujuh bulan tiba-tiba mengalami persalinan prematur. Pendarahan hebat tak kunjung berhenti dan nyawanya berada di ujung tanduk.

Namun, Ferrick Jurika, suami Nadine yang sangat mencintainya selama ini, malah menghilang tanpa jejak bersama mahasiswi yang merupakan donor darah penggantinya.

Nadine ingin menuntut jawaban, tetapi kontraksinya makin intensif. Rasa sakit yang luar biasa terasa seperti hendak merobek tubuhnya.

"Ferrick ... di mana Ferrick?"

Melihat kakaknya yang kesakitan hingga wajahnya pucat, Nayla menangis sambil menelepon kakak iparnya. Dia sudah menelepon sebanyak 32 kali, tetapi yang didengarnya selalu adalah nada sibuk yang membuat orang putus asa.

"Ibu hamil ini punya golongan darah langka. Darah yang tersedia di rumah sakit nggak cukup!"

"Tekanan darahnya terus menurun!"

"Bukankah Pak Ferrick punya donor darah pengganti? Di mana dia?"

Dalam menghadapi seruan marah dokter, Nayla yang menangis hanya menjawab dengan gemetar, "Nomor kakak iparku ... nggak bisa dihubungi ...."

Sebelum sempat mengatakan apa pun, kontraksi kuat lain menyerang perut bagian bawah Nadine. Tepat ketika akan kehilangan kesadaran, pandangan Nadine tertuju pada pintu ruang operasi. Ferrick masih belum datang.

Entah sudah berapa lama waktu berlalu, Nadine akhirnya tersadar di ranjang rumah sakit. Dia menyentuh perutnya yang terasa kosong. Kegelisahan dan duka yang mendalam seketika menyelimutinya.

"Bayiku ...."

Nadine berusaha duduk dan mencoba mencari anaknya, tetapi yang dilihatnya hanyalah tampang menangis adiknya.

"Kak ... kukira kamu nggak akan sadar lagi ...."

"Bayiku ... di mana bayiku!" Nadine dengan lemah mencengkeram pakaian Nayla. Air mata menggenang di matanya.

"Dokter bilang, bayinya nggak dapat diselamatkan .... Situasi saat itu sangat berbahaya. Kalau nggak langsung jalani operasi caesar, kamu akan meninggal ...."

"Di mana Ferrick?"

Ekspresi Nayla terlihat kurang bagus. "Aku sudah jaga kamu selama tiga hari penuh, tapi Kakak Ipar nggak pernah datang."

Mendengar kata-kata adiknya, Nadine merasa pusing. Hatinya terasa sangat sakit hingga dia hampir pingsan. Itu adalah anak yang telah dia rawat dengan penuh kasih sayang selama tujuh bulan, yang dipenuhi harapan dan impian indah meskipun belum lahir. Namun, bahkan sebelum sempat membuka matanya untuk melihat dunia, dia sudah kembali ke surga.

Ini adalah anak yang didambakan Ferrick selama ini. Sekarang, sebagai seorang ayah, pria itu bahkan belum sekali pun datang menemui mereka.

Nadine yang terengah-engah kembali menghubungi nomor Ferrick. Kali ini, asistennya yang menjawab.

"Di mana Ferrick?"

Menanggapi pertanyaan Nadine, asisten itu menjawab dengan ragu, "Pak Ferrick lagi sibuk ...."

Nada bicara asisten yang terbata-bata itu membuat hati Nadine mendingin. "Suruh Ferrick datang ke rumah sakit sekarang juga!"

Nadine menyeka air matanya dan menutup telepon dengan kasar. Dengan ditemani oleh adiknya, dia akhirnya melihat jasad kecil yang dingin di kamar mayat. Itu adalah seorang anak perempuan yang tidak mampu dipertahankannya. Dia mengembuskan napas hangat ke tangan kecil nan dingin anaknya.

"Sayang, Mama akan bawa kamu pergi."

Nadine menggendong anak itu dan berjalan menuju suatu tempat. Itu adalah apartemen tempat Ferrick menghidupi seorang mahasiswi bernama Yessy. Dia ingin Ferrick melihat anak itu untuk yang terakhir kalinya.

Namun, ketika sampai di luar pintu, Nadine melihat Ferrick menenangkan seorang gadis yang menangis tersedu-sedu dalam pelukannya. Suaranya lembut dan penuh kasih sayang.

"Nggak apa-apa, jangan nangis lagi. Kalau kamu takut sakit, kita nggak akan pergi. Oke?"

Wajah Yessy dibasahi air mata. Dia menjawab dengan mata merah, "Aku ingin pergi, tapi aku takut banget ...."

"Yessy, jangan takut, kita nggak akan pergi."

Berdiri di luar pintu, Nadine merasa seolah-olah ada banyak pisau tajam yang menusuk hatinya. Rasa sakit itu hampir mencekiknya. Sementara dia berada di ambang hidup dan mati, pria yang sangat dicintainya sedang menghibur gadis lain yang lebih muda darinya. Pada akhirnya, Ferrick yang pernah mempertaruhkan nyawa untuknya itu telah berpaling.

Benar, Ferrick memang pernah mempertaruhkan nyawanya untuk Nadine sebanyak tiga kali.

Pada usia 18 tahun, Ferrick melindungi Nadine selama tiga hari penuh dalam reruntuhan gempa, memberinya kesempatan untuk diselamatkan terlebih dahulu. Namun, nyawanya sendiri hampir melayang dalam proses tersebut.

Pada usia 21 tahun, Ferrick menerobos masuk ke wilayah penculik seorang diri demi menyelamatkan Nadine. Dia menderita tiga luka tembak yang peluru terakhirnya nyaris mengenai jantungnya. Dia dirawat di rumah sakit selama seminggu penuh sebelum berhasil diselamatkan.

Pada usia 25 tahun, semua orang menentang pernikahan Ferrick dengan Nadine. Demi mendapatkan restu, dia menanggung disiplin Keluarga Jurika hingga lima tulang rusuknya patah.

Setelah menikah, Nadine tenggelam dalam kebahagiaan yang berharga. Jadi, ketika Ferrick mengungkapkan keinginannya untuk memiliki anak, dia yang sangat sulit hamil pun mencoba segala cara. Dia telah mencoba program bayi tabung yang tak terhitung jumlahnya sebelum akhirnya mengandung anak Ferrick.

Setelah hamil, pria itu makin memanjakannya. Selain itu, Ferrick juga menemukan seorang mahasiswi dengan golongan darah langka yang sama dengan Nadine. Dia menampung gadis itu di apartemen agar Nadine bisa mendapatkan transfusi darah darurat ketika melahirkan.

Nadine pernah mempertanyakan hal ini sebelumnya, tetapi senyum pria itu segera menghilangkan keraguannya.

"Kamu sudah hamil. Kenapa kamu masih begitu cemburuan? Jangan berpikir kejauhan, ini cuma untuk keadaan darurat. Aku mau kamu lahirkan bayi kita dengan selamat."

Nadine percaya. Jadi, anaknya meninggal.

Nadine tidak berbicara, hanya memeluk erat bayinya yang terbungkus kain dingin dan berbalik untuk pergi ke rumah duka. Setelah menyaksikan anaknya dimakamkan, Nadine baru menghubungi nomor yang sudah lama tidak dihubunginya.

"Jade, lama nggak jumpa. Apa aku bisa kembali ke rombongan opera?"

Wanita di ujung telepon terdiam sejenak, lalu tertawa terbahak-bahak dan menjawab, "Tentu saja! Rombongan Opera White Swan akan selalu menyambutmu, pemeran utama wanitaku tersayang."

Nadine menyahut dengan suara agak tercekat, "Terima kasih, Jade."

Setelah membahas masalah kembali ke rombongan opera, Nadine menghubungi seorang pengacara untuk menyusun surat kesepakatan cerai dan menangani pengalihan asetnya.

"Asetmu akan dialihkan paling lambat satu minggu setelah kesepakatan itu berlaku."

Nadine menatap batu nisan kecil itu. Tempat ini bukan hanya mengubur anaknya, tetapi juga hatinya yang pernah mencintai pria itu.

Setelah lima tahun menikah, Nadine akhirnya terbangun dari mimpinya. Mungkin sudah waktunya untuk pergi.
แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ไม่มีความคิดเห็น
21
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status