"Jadi seperti itu.."Kakek mengangguk mengerti, setelah Aline menjelaskan dengan panjang, lengkap, dan detail soal kehidupan pertamanya yang sangat menyedihkan itu."Hem." Aline hanya mengangguk. Apa keputusannya salah?"Sekarang pergilah istirahat atau belanja. Lakukan hal apa pun yang kau inginkan. Kakek ada urusan sebentar." Kakek pergi begitu saja meninggalkan Aline.Wajah kakek murung, matanya menyimpan sesuatu yang dalam, entah itu rasa sakit atau kebencian.Tentu saja, bagaimana perasaan kakek saat mendengar kehidupan Aline, hingga bagaimana akhirnya dia mati, didorong oleh suami dan selingkuhannya?Bagaimana perasaannya? Tidak terima, itu pasti. Apa yang sedang dia rencanakan sekarang?Aline masih terpaku di tempatnya, dia menatap punggung kakek yang perlahan menjauh."Aku harus mencari udara segar." Aline menarik napas panjang, dia memijat kepalanya frustrasi.Istirahat memang perlu, tapi belakangan ini dia sudah terlalu banyak berpikir dan berdiam diri di kamar, hingga akhir
続きを読む