Aline menatap dirinya di cermin.Cantik.Ia baru menyadari betapa indah wujudnya sendiri, terlebih setelah kembali menjadi Lady Shanzai. Sangat jauh berbeda dibanding dirinya saat menjadi Marchioness sebelum ia buta oleh cinta.Dulu ia kurus, kurang istirahat, matanya menggelap, dan terlalu banyak pekerjaan yang membebaninya.Namun sekarang, tubuhnya terlihat sempurna, wajahnya menggemaskan, dan sorot matanya kembali hidup.“Tidak heran kalau Duke yang dingin itu bisa tiba-tiba jatuh cinta padaku, kan? Aku semenggemaskan ini soalnya.”Terdengar agak narsis, tetapi itulah kenyataannya. Jika bukan karena Haren, entah sudah berapa putra Count dan Viscount yang berdatangan untuk melamarnya. Mungkin hidupnya tidak akan seburuk kehidupan lalu.Tok. Tok. Tok.Suara ketukan pintu terdengar. Aline melirik sekilas.“Nona, ini saya, Sienna.”Di depan pintu, Sienna sudah bersiap menghadapi segala kemungkinan amarah yang mungkin akan dilampiaskan nonanya.Seperti sebelumnya, jika ada masalah antar
آخر تحديث : 2026-01-26 اقرأ المزيد