LOGINAku mencintai suamiku, mengejarnya seperti anjing gila, menurutinya bagai budak rendahan. Tapi di hari aku tahu selingkuhannya tengah hamil anaknya dan ingin merebut posisiku sebagai Marchioness, selingkuhannya membunuhku. Namun, aku hidup kembali tepat di hari pernikahan kami. Tak ingin mengulang kesalahan yang sama, aku mengganti calon pengantin pria di hari itu juga! Sang Duke dari Utara, yang kabarnya tak ada wanita yang bisa mendekatinya, bersedia untuk menikahiku. Anehnya, semakin aku menjauh dari mantan suamiku, semakin dia mengejarku gila-gilaan! Tapi suami baruku memelukku dengan posesif, "Tak akan kubiarkan sampah ini menyentuh istriku, bahkan seujung helai rambut pun!"
View MoreAkhirnya Adel duduk bersama Sasya di bawah pohon. Keduanya memandang danau yang sama, begitu indah di sore hari seperti ini. Pantulan sinar matahari berwarna jingga tampak menyegarkan mata mereka.Mereka memang sudah sedikit mengobrol. Sasya memperkenalkan diri sebagai salah satu lady, bahkan sebagai salah satu teman Karin.Sedangkan Adel? Dia masih bungkam. Dia hanya memperkenalkan diri sebagai seorang lady yang merupakan teman Karin. Dia juga tidak mengaku kalau dirinya adalah seorang putri."Kau bilang kau adalah teman dekat Lady Granners, kan? Tapi kenapa aku tidak pernah melihatmu di beberapa pesta teh?" Adel mengernyit. Dia masih heran akan hal itu."Karena saya tidak pernah datang ke pesta teh ataupun pesta apa pun. Lady Granners melarang saya untuk ikut. Katanya, dia akan mengadakan pesta teh di kediamannya, khusus untuk memperkenalkan saya nantinya," jawab Sasya jujur, tanpa kebohongan sedikit pun, sesuai dengan apa yang dia alami dan yang Karin janjikan selama ini."Aneh. It
Aline masuk ke kamar kakeknya. Awalnya dia ingin bertanya beberapa hal, soal kelanjutan masalah dengan Haren. Namun, kamar itu kosong, tidak ada sang kakek di dalamnya. "Tidak, aku tidak mau keluar, ada Tuan Duke di rumah ini. Aku tidak mau bertemu dengannya dulu." Gumam gadis itu. Dia memilih duduk di meja kerja kakeknya sembari menunggu kedatangan sang kakek yang entah pergi ke mana. Dia tidak ingin bertemu Daryl, sengaja dia hindari karena perkara terakhir kali. Belakangan ini Aline tidak nyaman bertemu Daryl. Padahal dulu dia sangat merindukan pria itu saat berjauhan. Namun sekarang, rasanya aneh. Aline tidak mau bertemu dengannya, takut tidak bisa mengontrol perasaan dan ekspresinya. "Kakek ke mana, ya? Matahari sudah tinggi, pergi juga tidak pamit." Aline mondar-mandir dengan gelisah. Satu-satunya orang yang tahu Aline ada di sini hanyalah Sienna. Soalnya Aline yang memintanya mencari kakek, sekaligus mengabari kalau Aline ada di kamarnya karena ada beberapa hal yang per
Sasya kembali ke danau di kampung halamannya. Dia mengabaikan semua surat dari Karin dan hal-hal lain yang mengganggu dirinya. Dia tidak lagi peduli pada perintah Tuan dan Nyonya di kediamannya.Dia hanya ingin sendiri.Menenangkan diri.Dia akhirnya tahu kalau Karin memang sengaja tidak mengajaknya ke pesta teh. Kenapa? Alasan yang masih belum dia tahu."Apa karena aku jelek? Apa karena aku putri haram? Atau karena aku memang bukan bangsawan?"Bertubi-tubi pertanyaan itu dia berikan, tetapi tak ada jawaban. Cukup menyakitkan, membuatnya sesak napas. Padahal dia sudah tahu jawabannya, dia juga tahu akhirnya. Namun, dia tidak tahu kalau rasa kecewa ternyata semenyakitkan ini.Srkkk!!Tiba-tiba terdengar suara rumput bergoyang. Ada seseorang yang datang.Perhatian Sasya langsung tertuju pada asal suara. Dia memegang sebatang kayu yang ada di sampingnya, semakin erat saat suara itu semakin mendekat."Arghh!!"Suara teriakan membuyarkan fokus Sasya.Dia akhirnya bisa melihat sosok yang me
Adel berjalan dengan anggun di lorong ruangan. Riasan wajahnya tipis, terlihat natural, namun juga meninggalkan kesan elegan. Gaun yang dipilihnya terkesan kasual, namun tidak biasa. Karena saat ini dia akan bertemu dengan pria itu, Pangeran Shand. Pangeran dari kerajaan tetangga yang sudah dipilihkan sang ayah untuk menjadi suaminya. Ia bersama salah satu pelayan pribadinya yang terus mengikutinya dari belakang. Tidak akan ada yang menyangka bahwa gadis yang sama semalam menangis hebat karena tidak ingin menikah. Tidak ada yang menduganya. Pintu terbuka. Tampak seorang pria duduk di meja, dengan beberapa hidangan mewah tersaji di sana. Adel bahkan tidak tahu sejak kapan ruang kosong di ujung istana ini bisa berubah menjadi ruangan seindah ini, dengan harum yang sulit dilupakan. Adel masuk ke sana sendirian. Pelayan pribadinya dia biarkan tetap di luar. Perlahan, pintu pun tertutup, menyisakan Adel dan pria berambut pirang cerah itu. "Maaf atas keterlambatan saya. Rasanya baru
Haren berdiri tepat di depan Aline, masih menggandeng lengan Karin dengan erat, seolah takut gadis itu akan terlepas. “Kenapa kau ada di sini? Bisa-bisanya kau mengusir calon suamimu sendiri dari kediamanmu? Dan suratku, kenapa tidak membalasnya?” todong Haren tajam. Aline terdiam, alisnya mengern
Aline baru teringat. Jika bukan karena adiknya yang sakit parah, Sienna tidak mungkin meninggalkan pernikahannya. Sebab Sienna bukan hanya pelayan pribadi yang setia, ia adalah teman masa kecilnya. Bagi Sienna mungkin hanya tiga hari. Namun bagi Aline, itu seperti tiga tahun di neraka. Ia masih be
Baik sang kakek maupun cucunya sama-sama tercengang. Aline memang yang menawarkan pernikahan itu, tetapi justru dia yang paling terkejut ketika Duke menerimanya tanpa syarat. Kakek segera menjelaskan, "Terima kasih atas kebaikan Tuan Duke. Saya sangat menghargai keputusan Anda. Akan tetapi, cucu s
Duke Darryl menatapnya. Seketika, tubuh Aline membeku. Mata biru dingin itu seolah menembus raganya. Pria itu hanya berdiri di sana, tegap dan tenang. Tapi auranya membuat Aline merasa kecil. ‘Jadi, inilah pesona seorang Duke Sheldian…’ "Aline! Apa yang kamu lakukan?" Suara tegas kakeknya membuy






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore