Aline mematung di tempatnya, meyakinkan diri bahwa apa yang dilihatnya sungguh nyata."T-Tuan Duke?"Kata-katanya tergagap. Dia mundur satu langkah. Kaget, tentu saja.Daryl langsung maju. Membuat Aline semakin mundur. Wajah Daryl datar, tatapannya dingin.Dia langsung memeluk Aline.Deg.Detik itu juga waktu terasa berhenti. Dunia seolah milik mereka berdua. Aline terkejut, namun dia juga tidak ingin melepaskannya. Dia tahu ini melanggar moral bangsawan, hanya saja kerinduannya sudah tidak terbendung.Hampir tiga bulan berpisah, Aline tidak ingin melepaskannya. Mungkin memang dia sudah menyukai Daryl lebih dari yang dia bayangkan.Gadis itu tersenyum tipis, diam-diam menikmati dekapan hangat sang tunangan yang dirindukan."Aku akan menikahimu, melindungimu, membawamu pergi, memberikanmu nama belakangku, harta, kekuasaan, segalanya." Daryl memegang pinggang Aline erat, seolah gadis itu sudah menjadi istrinya."Karena itu... jangan pernah berpikir bahwa kau sendiri di dunia ini. Walau
続きを読む