Aline masuk ke kamar kakeknya. Awalnya dia ingin bertanya beberapa hal, soal kelanjutan masalah dengan Haren. Namun, kamar itu kosong, tidak ada sang kakek di dalamnya. "Tidak, aku tidak mau keluar, ada Tuan Duke di rumah ini. Aku tidak mau bertemu dengannya dulu." Gumam gadis itu. Dia memilih duduk di meja kerja kakeknya sembari menunggu kedatangan sang kakek yang entah pergi ke mana. Dia tidak ingin bertemu Daryl, sengaja dia hindari karena perkara terakhir kali. Belakangan ini Aline tidak nyaman bertemu Daryl. Padahal dulu dia sangat merindukan pria itu saat berjauhan. Namun sekarang, rasanya aneh. Aline tidak mau bertemu dengannya, takut tidak bisa mengontrol perasaan dan ekspresinya. "Kakek ke mana, ya? Matahari sudah tinggi, pergi juga tidak pamit." Aline mondar-mandir dengan gelisah. Satu-satunya orang yang tahu Aline ada di sini hanyalah Sienna. Soalnya Aline yang memintanya mencari kakek, sekaligus mengabari kalau Aline ada di kamarnya karena ada beberapa hal yang per
Read more