“Kadang manusia berubah bukan karena kita salah. Tapi karena iri, ego, atau rasa nggak puas dalam diri mereka sendiri yang akhirnya lebih besar daripada hati nurani mereka,” ucap Kylar rendah sambil menatap istrinya lekat.Ryn langsung diam. Karena jauh di dalam dirinya, masih ada bagian kecil yang selama ini terus berharap kalau mungkin semua itu terjadi karena kesalahpahaman. Mungkin ada alasan besar yang membuat Acha berubah seperti sekarang.Namun, kalau memang jawabannya hanya karena iri dan ego, berarti sejak awal persahabatan mereka memang tidak pernah seimbang.“Aku cuma …” Ryn tertawa kecil hambar sebelum melanjutkan, “nggak nyangka aja ternyata aku pernah dianggap saingan sama sahabat sendiri.”Kalimat itu keluar pelan sekali.Namun justru karena itu, dada Kylar terasa ikut mengencang. Karena dia tahu Ryn tidak sedang marah sekarang. Istrinya sedang patah hati.Lalu tanpa banyak bicara lagi, Kylar langsung menarik tubuh istrinya mendekat ke dalam pelukan. Gerakannya tenang, t
Baca selengkapnya