"Wah, kebetulan ketemu di sini. Jangan-jangan kamu emang sengaja nguntit aku ya, Kai! Kepo sama kegiatan dan keseharianku!" Mendengar suara wanita yang berasal dari arah belakangnya, Kaisar dibuat menghela napas panjang. Lagi-lagi mantan, benar-benar menyebalkan! Bella, mantan kekasih sekaligus mantan tunangan Kaisar, melangkah mendekat dengan langkahnya yang santai dan terlihat centil. Penampilannya memang seksi, tetapi wajahnya tidak cantik-cantik amat, kalah jauh jika dibandingkan dengan Liona, kekasih dadakan yang kini dimiliki oleh Kaisar. "Kamu sengaja kan ngikutin aku?" tuding Bella, alisnya terangkat sinis. "Dasar paparazi!" makinya.Dikatakan 'paparazi' Kaisar memutar malas bola matanya. Ia menghela napas, malas meladeni mantan luknut yang seminggu terakhir sudah dua kali bertemu dengannya. "Dari dulu gak pernah berubah, gak punya kemajuan sama sekali. Jangankan mau balikan, ngelirik kamu aja aku ogah!" cetus Bella yang semakin menjadi-jadi. Di hadapan Kaisar, Bella be
Read more