“Pria sialan, lepaskan aku!” umpat Natasya.“Melepaskanmu? Aku sudah membayarmu mahal dengan barangku, mana mungkin aku melepaskanmu. Kemarilah! Puaskan aku,” kata pria itu.Natasya merasa terhimpit, dia sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi. Di tempat sepi seperti ini, siapa yang akan menolongnya. Meskipun begitu, dia tetap berusaha melepaskan diri. Saat tangan pria itu menyentuh kakinya, dia menendangnya dengan keras, saat itulah dia berhasil membuka pintu mobil. Kesempatan itu dia gunakan untuk melarikan diri.Umpatan keras terdengar di telinga Natasya, tapi dia fokus melarikan diri dari dua pria yang mengejarnya. Langkah kecilnya membuat mereka begitu mudah meraihnya. Pria bertato itu menindihnya dan mencoba merobek baju bagian atas. Sedang satu pria yang lain memegangi tubuh Natasya agar tidak bisa memberontak.“Tolong ...!” teriak Natasya.“Berteriaklah sekencang mungkin, tidak ada yang akan mendengarmu,” ucap pria ter
Last Updated : 2026-04-29 Read more