Teo ikut duduk di bagian sampingnya. “Jadi, anda adalah Nona Wijaya?”“Iya, aku Dian Wijaya. Terima kasih sudah datang ke sini untuk menyelamatkanku,” jawab Dian.“Ya … sama-sama, tapi ini sudah menjadi tugas kami semua. Ayah Nona yang menyewa jasa kami jadi itulah mengapa kamu semua ada di sini.”Meski mendengar itu, wajah Dian tidak berubah ia tetap senang. “Aku tetap saja akan berterima kasih. Karena tidak semua orang bisa menemukanku. Ternyata ayah sangat khawatir, aku benar-benar sudah membuat banyak orang bersusah payah.”Dian terlihat begitu pengertian dan bahkan sangat rendah hati. Padahal ia bisa saja memarahi mereka semua karena tidak menyelamatkannya secepatnya. Tapi di ternyata dia sangat berbudi luhur tidak seperti nona muda kaya yang lainnya.“Eh, Sandro dan Rian naik speedboat?” tanya Dion yang sedang mengemudikan perahu.“Iya, mereka pergi berdua duluan,” sahut Joni.“Pantesan, Sandro tiba-tiba nggak ada.
Last Updated : 2026-06-09 Read more