Pintu besi tebal di belakangku tertutup dengan dentuman yang menggema, diiringi bunyi khas panel pengunci digital yang ditekan dari luar. Begitu kode penguncian berhasil dikonfirmasi, lampu indikator berubah merah. Tanda bahwa aku telah resmi menjadi tahanan di ruang arsip yang pengap dan berdebu ini.Di sekelilingku, belasan rak besi yang menjulang tinggi berjajar, menyisakan lorong-lorong sempit di celahnya. Tanpa sedikit pun cahaya matahari, hanya ada kipas penyedot udara kecil yang berdengung menyedihkan.Aku mendekati salah satu barisan rak, berharap ada sesuatu yang bisa aku temukan di sini. Catatan lama, berkas ekspedisi museum, atau apa pun yang bisa memberi petunjuk tentang astrolab sialan itu.Jemariku menyambar beberapa kotak arsip secara acak, membukanya kasar hingga debu tebal terhambur mengotori udara di depan wajahku.NihilSemuanya hanya berisi dokumen lapuk yang tak berguna sama sekali, laporan inventaris keramik abad ke-19, resi pengiriman fosil sepuluh tahun lalu, d
Terakhir Diperbarui : 2026-08-17 Baca selengkapnya