"Maaf ya, Bu Yani, jadi ngerepotin dan mengganggu waktunya. Ini... soal rencana yang di halaman belakang itu, Bu," kataku memberikan kode yang pernah kami bicarakan dulu mengenai akses ke tembok gudang belakang rumahku.Bu Yani seketika langsung mengerti arah pembicaraanku. Raut wajahnya berubah serius, dia melirik ke arah luar jendela sejenak. "Oh, iya, iya. Memangnya di rumah Nak Aris sekarang lagi ada siapa saja?""Kebetulan semuanya lagi ada acara masing-masing, jadi sekarang semuanya lagi pada pergi keluar rumah, Bu. Cuma ada Bi Inah saja di dapur. Kebetulan memang baru ada waktu, makanya baru bisa ke sini," jelasku jujur.Bu Yani mengangguk-ngangguk paham, menatapku dari kepala hingga kaki dengan pandangan prihatin. "Eh iya, Nak Aris kemarin kan baru saja habis kena musibah kecelakaan ya? Gimana sekarang keadaan luka dan kakinya? Sudah baikan?""Alhamdulillah sudah membaik dan pulih total, Bu. Terima kasih banyak ya, Bu Yani dan Pak Dadang sudah menyempatkan waktu buat datang m
Last Updated : 2026-06-12 Read more