Alice menatap obat tidur di atas telapak tangannya. Ia mengembuskan napasnya panjang dan meminum satu butir obat itu. Malam ini ia hanya tidur lelap dan tenang tanpa harus ketakutan memikirkan segalanya. Alice berbaring di atas ranjang setelah meminum obat itu, ia menatap lampu gas di dalam ruangan kamarnya. Suasana hangat dan kepala yang tiba-tiba terasa berat membuat mata Alice perlahan kiyip. Namun, di dalam kepalanya, bayang-bayang masa lalu yang menyenangkan, bahagia, dan gembira dengan Ibunya serta Kakek dan Neneknya saat Alice masih kecil, seperti rekaman yang terputar di kepalanya. 'Ibu, kalau sudah besar nanti, Alice akan menjadi seorang guru yang hebat! Nanti kalau Alice sudah pintar mencari uang, Alice akan beli gaun yang cantik!' 'Benarkah? Anak Ibu punya cita-cita yang hebat sekali, Sayang....' 'Iya, Bu. Nanti kita beli rumah yang bagus di Raszberg. Punya peternakan kuda, dan jalan-jalan setiap hari bersama. Lalu setiap malam, kita makan bersama Kakek dan Nenek!
Terakhir Diperbarui : 2026-05-17 Baca selengkapnya