"Jangan pergi ... jangan ikut dengannya, Alice." Dengan kesadaran penuh Allard mengatakan itu pada Alice. Sesungguhnya, kata yang ingin ucapkan bukankah itu, melainkan Allard menginginkan wanita itu untuk memaafkannya dan menerimanya kembali. Alice tercengang mendengar ucapan pria itu. Alice melepaskan tangan Allard dari kedua puncak lengannya. "Aku sudah berjanji padanya, bahwa setelah aku bebas darimu ... aku ingin melihat indahnya dunia luar yang bahkan dulu tidak pernah aku lihat."Sambil membuang muka pada Allard, Alice mengusap puncak lengannya. "Aku ... aku ingin bebas darimu, Allard. Harusnya kau tahu betapa lelahnya aku menghadapi sikapmu yang seperti ini." Kali ini Alice mendongak menatap wajah pria itu. "Kita adalah orang asing saat ini, Allard. Baik aku atau kau, di antara kita tidak ada berhak saling mengatur. Lebih baik urus hidupmu sendiri, aku akan mengurus hidupku. Kau punya keluarga sendiri ... kau punya anak, istri, dan kau punya segalanya. Dari semua yang kau
Last Updated : 2026-05-11 Read more