Pagi itu, sinar matahari dari arah Laut Ionia masuk dengan lembut, menyorot perut Allegra yang mulai tampak sedikit membuncit di balik gaun tidurnya yang tipis. Lorenzo sedang duduk di sofa dekat jendela, meninjau beberapa dokumen di tabletnya, ketika Allegra memecah keheningan."Lorenzo.”Lorenzo mendongak, sorot matanya begitu lembut saat menatap istrinya. "Ya, Cara?""Sudah berminggu-minggu sejak kita tahu tentang bayi ini," ucap Allegra seraya mengusap perutnya. "Kapan kita akan ke rumah sakit untuk memeriksanya? Aku ingin melakukan USG, melihatnya secara langsung, dan memastikan perkembangannya berjalan dengan normal."Lorenzo meletakkan tabletnya di meja. Dia tidak langsung menjawab, melainkan bangkit berdiri dan berjalan mendekati jendela, memandang luasnya hamparan Laut Ionia sejenak sebelum memutar tubuh menatap Allegra."Rumah sakit bukan tempat yang nyaman untukmu saat ini," jawab Lorenzo dengan suara yang sangat tenang dan penuh perhatian. "Di luar sana terlalu beris
Last Updated : 2026-02-24 Read more