Namun alisnya berkedut sangat halus. Gerakan kecil yang hampir tak terlihat.Keira tidak menyadarinya. Ia masih tenggelam dalam dorongan yang membakar, memeluk keheningan yang berbahaya itu dengan emosi yang tak terkendali.Kesadaran Arka tenggelam dalam kegelapan yang pekat. Tubuhnya terasa berat, seolah bukan lagi miliknya sendiri. Ia seperti terseret arus lumpur yang tak terlihat, dipaksa bergerak tanpa daya, kelelahan menggerogoti setiap bagian dirinya.Dalam kabut mimpi yang kacau, ia merasa seolah ada beban besar menekan dadanya. Napasnya tersendat, tubuhnya terkunci, seperti terperangkap dalam kelumpuhan tidur. Ia ingin bergerak, namun seluruh ototnya mati rasa.Di tengah tekanan itu, sensasi aneh menjalar. Hangat, berdenyut, dan samar. Seperti arus listrik halus yang merambat di kulitnya. Rangsangan itu membuatnya gelisah sekaligus terjebak.Ia mencoba membuka mata, namun hanya bayangan samar yang terlihat. Rambut panjang menyentuh kulitnya. Sesuatu bergerak di atasnya dengan
Read more