Perjalanan hari itu berlangsung jauh lebih tenang dibanding hari-hari sebelumnya. Tidak ada jalan yang terhalang. Tidak ada rombongan asing yang meminta pertolongan. Bahkan cuaca seolah berpihak kepada mereka. Langit cerah sejak pagi, sementara angin pegunungan yang sejuk membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Menjelang tengah hari, Lady Harwick memerintahkan rombongan berhenti di sebuah padang rumput kecil yang dinaungi beberapa pohon tua. Seperti hari sebelumnya, makan siang dilakukan dengan sederhana. Para pelayan membentangkan kain di atas rerumputan. Roti, keju, buah-buahan kering, serta sebotol anggur dikeluarkan dari keranjang bekal. Para pelayan telah membelinya di penginapan terakhir mereka. Tak ada jamuan mewah. Mereka hanya beristirahat secukupnya sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Selama makan, perhatian para lady beberapa kali tertuju kepada Lady Isla. Wanita tua itu masih tampak pucat, tetapi kondisinya sedikit lebih baik daripada ke
閱讀更多