Lady Harwick tersenyum lembut, seolah tidak menyadari nada dingin dalam ucapan Lady Helena. “Atau justru Duchess akan menjadi orang yang paling menikmati pertemuan hari ini,” ujarnya menenangkan. Beberapa wanita tertawa kecil. Suasana yang sempat menegang kembali mencair. Lady Harwick lalu merapikan beberapa lembar catatan di hadapannya sebelum membuka sebuah buku tua bersampul hijau tua. “Baiklah,” katanya. “Mari kita mulai pertemuan kita.” Seluruh perhatian tertuju kepadanya. “Seperti biasa, klub buku kita dibagi menjadi dua sesi.” Jemarinya mengetuk pelan sampul buku itu. “Sesi pertama adalah bedah bacaan. Hari ini kita membahas perjalanan para wanita bangsawan Montveraine ke tempat-tempat suci, dengan fokus pada Biara Dunholm.” Alize menerima buku yang disodorkan Greta, tetapi matanya tetap tertuju kepada Lady Harwick. “Sedangkan sesi kedua...” Lady Harwick tersenyum lebih lebar. “Adalah bagian yang paling saya sukai. Berbagi pengalaman pribadi.” Beberapa
더 보기