Dua hari setelah makan malam di kafe Athena, Talia mengirim pesan pendek yang membuat Patra langsung menghela napas panjang. “Dekat kantor baru ada rumah makan sekaligus kafe. Internetnya stabil. Mau WFC di sana?” Patra sebenarnya sudah siap menolak. Ia lebih nyaman bekerja dari kantor kecil agensi bersama Odi atau dari rumah Charlie ketika suasana memungkinkan. Namun, Odi yang membaca pesan itu dari balik bahu Patra justru menjawab lebih cepat. “Gas.” “Lo serius?” tanya Patra tidak percaya. Odi mengangguk mantap. “Internet gratis, colokan banyak, dan sekalian ngawasin Talia sama si Stella…!” Patra mendecih pelan “Gue tunangannya, ngapain lo yang parno?” “Kalau lo emang nggak parno, santai aja, dong, WFC di sana!” Patra tidak membalas sahutan Odi yang ada benarnya. *** Kafe yang dimaksud Talia berada di ruko sudut dekat kompleks perkantoran baru tempat perempuan itu mulai banyak menghabiskan waktu untuk proyek Intimate Beauty. Tempatnya cukup terang, ada area makan, area k
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-11 อ่านเพิ่มเติม