Langkah Han Mujun dan para anggota keluarga besar itu mendadak kaku. Udara di dalam gua yang tadinya mulai mendingin, seketika kembali mencekam. Tekanan Qi Fang Zhe yang kini jauh lebih padat setelah menyerap kolam darah, mengunci setiap sendi mereka."Apa maksudmu, Nak?" Han Mujun menoleh susah payah, wajahnya yang keriput dipenuhi keringat dingin. "Kau sudah menghancurkan tanganku, merampas Kolam Darah, dan mempermalukan namaku. Apa lagi yang kau mau?!"Fang Zhe berjalan santai, melewati genangan es dan darah, lalu bersandar pada dinding gua yang kini sudah retak-retak."Sederhana saja," ucap Fang Zhe sambil memainkan jemarinya. "Kalian masuk ke sini dengan niat membunuhku, merusak pemandangan saat aku sedang bekerja, dan membuatku harus membayar biaya 'admin' sistem yang sangat mahal. Menurutmu, apa aku akan membiarkan kalian pergi dengan membawa dompet yang masih penuh?"Ia kemudian menunjuk ke lantai di depannya."Letakkan semua barang berharga kalian di sana. Kartu ATM beserta
Read More