Juliant Gerva hanya bisa mengangguk pasrah, tubuhnya masih gemetar karena luapan emosi yang tertahan. Mendengar kesediaan Fang Zhe, sepercah harapan muncul di wajahnya yang kuyu. "Terima kasih... Terima kasih, Tuan Muda. Apa pun yang Anda butuhkan, seluruh aset keluarga Gerva ada di bawah perintah Anda."Fang Zhe tidak langsung beranjak. Ia tahu, untuk pergi menyelesaikan misi ini, ia harus memastikan urusan "bisnis" dan stok apoteknya aman. Jika ia pergi dan toko kehabisan stok, poin dan reputasi yang ia bangun akan hancur seketika."Bangunlah, Juliant. Tunggu di luar. Beri aku waktu satu jam untuk menyiapkan 'persiapan perang' ini," ucap Fang Zhe dengan nada yang tidak bisa dibantah.Setelah Juliant keluar dengan langkah gontai, Fang Zhe kembali menghadap layar virtualnya. Matanya menatap sisa poinnya: 13.500 Poin."Sistem, aku tidak punya waktu untuk mengolah bahan satu per satu secara manual. Gunakan fungsi produksi masal tanpa aku harus mengeluarkan keringat," perintah Fang Zhe
Read More