Tuan Bramasta menerima sebuah botol kecil berisi Pil Revitalitas Darah, dan dua botol berisi pembersih Sumsum, dan sembilan langit yang disodorkan Fang Zhe dengan tangan gemetar. Meskipun ia adalah seorang wali kota yang terbiasa memegang kendali atas ribuan orang, di hadapan pemuda ini, ia merasa seperti seorang murid yang sedang menerima anugerah dari gurunya."Terima kasih, Fang Zhe. Aku akan memastikan keamanan pengiriman ini setara dengan pengawalan aset negara," ucap Bramasta dengan nada khidmat.Hanya dalam waktu satu jam, puluhan pengawal berseragam hitam dengan senjata lengkap telah mengepung paviliun tamu. Mereka memindahkan wadah-wadah kristal itu ke dalam koper-koper logam anti-peluru. Siska, dengan tablet di tangannya, mencatat setiap butir pil dengan mata yang berbinar penuh ambisi. Ia tahu, hari ini sejarah ekonomi kota Shange akan ditulis ulang."Ayo, kita lihat bagaimana rupa 'rumah' baru kita," ajak Fang Zhe sembari melangkah keluar.Rombongan kecil itu Fang Zhe, Lia
Read more