"Zhe'er, ayo kita pulang saja... Bibi tidak butuh baju baru. Tolong, jangan buat keributan lagi," isak Mei sambil menarik-narik ujung jas Fang Zhe. Tubuhnya bergetar hebat, tak sanggup menahan pandangan menghina dari Linda dan para pelayannya. Namun, aura di sekitar Fang Zhe justru semakin mencekam. "Bimo, lakukan sekarang," perintahnya singkat dengan nada yang tak terbantahkan. "Siap, Tuan Muda!" Bimo segera mengeluarkan ponselnya, melakukan satu panggilan cepat yang membuat suasana butik mendadak sunyi. Linda yang melihat itu kembali mencibir. "Akting yang luar biasa! Siapa namamu tadi? Bimo?, Fang Zhe, kalian berdua memang cocok jadi aktor figuran. Tapi sayang, penontonnya tidak tertarik..." Fang Zhe mendengus dingin... Dia kemudian menatap Linda dengan tajam. "Linda, teruslah sombong... Aku benar benar ingin melihat ketika mereka tiba bagaimana kau akan mempertahankan kesombonganmu itu?" Linda menatap rekan rekan kerjanya, lalu mereka tertawa puas didalam ruangan itu.
Read more