Setelah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, mereka akhirnya tiba di Jakarta. Di antara kepungan gedung pencakar langit, berdirilah rumah megah milik Wito Suherman. Namun, tak jauh dari kemewahan itu, terdapat area pinggiran kota berupa perkampungan padat tempat di mana Maisa dan ibunya dulu pernah menjalani masa-masa sulit."Di sinilah semuanya bermula, di kota ini," bisik Maisa, menatap deretan petak rumah yang sebagian besar sudah berubah.Kenangan masa kecil kembali berputar. Saat masih kecil, ia sempat ikut ibunya tinggal di ibu kota ini, sampai akhirnya sang ibu memilih pulang ke kampung halaman dan meninggal di sana. Trauma dan kemalangan masa lalu itu membekas dalam, namun Maisa sadar ia harus tetap melangkah demi menemukan sisa hidupnya.Bima tetap waspada. Matanya yang tajam menyisir setiap sudut kampung. Mereka melangkah mendatangi sebuah rumah tua di ujung gang, milik seorang wanita paruh baya yang konon merupakan kerabat dekat mendiang ibu Maisa. Namun, baru saja
Read more