Sambil melihat-lihat brosur itu, Liliana berujar, "Wah, ada pemandian air panas, sepertinya akan menyenangkan!" "Mama! Stala mau lihat..." seru Starla tiba-tiba, membuat Liliana dan Rosalina menoleh secara bersamaan. Saat Liliana hendak bangkit untuk menggendong putrinya, Rosalina telah berdiri lebih dulu. "Biar aku saja," katanya sambil melangkahkan kakinya menghampiri Starla. "Terima kasih, Rose..." "Sama-sama..." Rosalina mendudukkan Starla di tengah-tengah mereka berdua, kemudian dengan riang gadis kecil itu melihat gambar-gambar pemandangan yang ada di brosur itu dengan mata berbinar. "Mama, Stala mau ke sini..." "Iya, Sayang, nanti kita pergi ke sini bersama Papa juga..." "Sama Tante Rose juga, ya?" sahut Rosalina pelan, sembari mengusap rambut halus Starla. Matanya sempat berkaca-kaca saat menyadari betapa indahnya jika keluarga mereka bisa berkumpul utuh kembali di tanah kelahiran mereka nanti. Liliana tersenyum lebar dan mengangguk setuju. "Tentu saja. Per
اقرأ المزيد