Dexter mengerutkan kening, matanya menyipit tajam. "Ini koordinat titik di Kepulauan Seribu, Malaka. Sebuah pulau pribadi yang secara administratif tidak terdaftar atas nama keluarga Ford," ucap Dexter sambil memeriksa titik koordinat itu. "Aku tahu tempat itu. Gerald pernah mengajakku ke sana satu kali," ucap Liliana, nadanya terdengar bersemangat. Hal itu membuat Dexter tersenyum, namun sorot matanya malah tampak sedih. Seolah menyadari apa yang sahabatnya rasakan, Adam segera menyela pembicaraan di antara mereka, "Liliana, kamu masih sangat lemah. Kamu yakin akan melakukan perjalanan jauh lagi ke sana?" tanya Adam. Liliana mengangguk mantap, sorot matanya tak tergoyahkan. "Starla sudah selamat berkat Kakak. Sekarang giliranku menyelamatkan ayahnya." Mendengar jawaban Liliana, Adam pun menyerah dan akhirnya menyetujui keputusan adiknya itu. Di saat itu, Rosalina tiba-tiba berkata, "Kalau begitu, agar tidak mengundang kecurigaan dari pihak musuh suamimu, gunakan saja jet pribadi k
続きを読む